Langsung ke konten utama

Tantangan Zona 8 Bunda Sayang (Hari 1)

Foto/Gambar Ekspresi:


Nama Panggilan/Julukan Kesayangan:

Yoshi


Niat Muliaku:

Membersamai anak dalam setiap tumbuh kembang dan perjalanan hidupnya serta mendampinginya dalam proses menemukan minat dan bakatnya.


Antusias Jika:

Hal yang membuat antusias berubah seiring perkembangannya. Saat ini di usianya yang beranjak 5 tahun 3 bulan, dia sangat menyukai hal-hal yang berkaitan dengan hewan laut. Tema inilah yang dia pilih untuk setiap kegiatannya.


Tanda Antusias:

Melakukan kegiatan tertentu secara berulang-ulang dengan bersemangat dan bahagia.


Tiga Hal Hebat yang Pernah Dilakukan:

Bagi saya semua hal yang dia lakukan adalah sesuatu yang hebat. Saya tidak bisa memutuskan mana yang lebih hebat daripada yang lainnya.


Gores Kata Untuk Ananda:

Ingatlah, Nak. Tidak ada tuntutan bagimu untuk menjadi hebat karena Mami sendiri tidak mengerti apa itu batasan hebat. Mami hanya berharap kamu tumbuh menjadi anak yang baik, jujur dan bahagia. Tidak perlu berkompetisi dengan orang lain dalam hidupmu. Cukup pastikan saja setiap harinya dirimu menjadi pribadi yang semakin baik.


Kamu boleh merasa marah, sedih, kecewa, dan emosi negatif lainya karena itu sangat manusiawi. Namun pastikan emosi negatif itu tidak merugikan orang lain apalagi dirimu sendiri. Mari kita bergandengan tangan melewati hari-hari yang tidak selamanya indah dan mudah.


I love you, Son!


Observasi Kegiatan Harian


Saya membagi kegiatan harian Yoshi ke dalam 5 area, yaitu:


Praktik kehidupan sehari-hari

Hari ini masih sama seperti hari-hari sebelumnya, praktik kegiatan sehari-hari masih saya fokuskan pada pelatihan kemandirian terutama makan dan melepas dan berganti pakaian sendiri.


Sensori

Kegiatan sensori hari ini kami isi dengan membuat kue.


Budaya dan ilmu pengetahuan

Kami melakukan kegiatan mencari gambar killer whale serta paus sperma untuk dicetak kemudian digunting.


Bahasa dan literasi

Kegiatan kami hari ini adalah membaca buku cerita dan belajar membaca.


Matematika

Yoshi sedang senang menghitung apapun dan mulai senang melakukan penjumlahan dengan menggunakan jari-jarinya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mirip dengan Bahasa Indonesia, 5 Kata Ini Sering Ada di Drama Korea

Kembali pada topik Korea! Topik yang akan kita bahas dalam tulisan ini adalah " Kosa Kata Korea yang Terbawa Dalam Kegiatan Sehari-Hari ". Awal saya bersinggungan dengan bahasa Korea adalah saat menonton drama bajakan yang saya terima dari teman-teman saya. Kala itu menonton drama korea tidak semudah sekarang yang tinggal download atau streaming melalui aplikasi. Dulu, pertama kali menonton drama berbahasa Korea, rasanya sungguh aneh. Mungkin karena saya sudah terbiasa dengan versi dubbing bahasa Indonesia. Namun dengan bertambahnya jam terbang, saya malah merasa nyaman dengan bahasa Korea tersebut. Jika menonton dalam bahasa lain, termasuk bahasa Indonesia, rasanya kurang nyaman. Salah satu hal positif yang kita dapat dari menonton drama berbahasa Korea adalah bisa sekaligus belajar tentang bahasanya (Selain kita juga bisa tahu suara asli aktor dan aktrisnya). Meskipun belum banyak kosakata yang saya kuasai, namun beberapa sering terbawa dalam kehidupan sehari-hari. Terutam...

Jenis Drama Korea yang Bikin "Ilfil"

Awal minggu ini masuk ke topik ke-6 tantangan WAG Drakor dan Literasi, yaitu "Drama korea yang enggan ditonton". Seperti yang sudah pernah saya tulis di postingan sebelumnya, saya senang menonton tayangan bergenre apapun, kecuali horor, sadis dan mengandung banyak darah. Ketiga hal itu yang paling tidak bisa saya hadapi baik dalam tontonan maupun bacaan. Drama bergenre horor adalah yang paling pertama dan utama yang saya hindari. Namun ada kalanya saya tergoda untuk menonton drama seperti itu. Beberapa membuat saya takut di awal, namun akhirnya memberanikan diri karena penasaran. Contohnya Master Sun (2013). Saya pertama menonton drama ini pada awal rilisnya, yaitu tahun 2013. Teman saya yang sudah mulai menonton merekomendasikannya kepada saya. Katanya dramanya bagus. Namun di episode pertama saya sudah disuguhi hantu-hantu yang menyeramkan, sehingga mengurungkan niat untuk menonton. Sekitar tahun 2016 akhirnya saya mencoba menonton lagi drama ini. Drama ini menampilkan Gon...

Peringkat Teratas Oppa, Unnie, dan Dongsaeng Favorit

Bulan Agustus ini, jumlah tantangan Drakor dan Literasi dikurangi menjadi 5 topik saja, setelah dua bulan sebelumnya kami menulis 10 topik setiap bulannya. Tampaknya kami mulai mencapai titik jenuh. Menulis topik yang sama terus menerus ternyata juga bisa membuat kita kehabisan ide. Belum lagi isi blog jadi penuh dengan bahasan tentang drama Korea. Bagi yang blognya dikhususkan untuk tema tersebut tidak masalah, tapi bagi yang lain mungkin sedikit kurang nyaman. Topik minggu ini adalah " Oppa/Unnie/Dongsaeng Favorit ". Sebetulnya tidak ada aktor maupun aktris Korea yang benar-benar menjadi favorit saya, atau seringkali disebut dengan Bias. Namun ada beberapa diantara mereka yang sering saya tonton dramanya dan saya suka aktingnya, bahkan terkadang sampai ada perasaan "Kalau dia yang bermain drama atau film, saya harus menontonnya". Mari kita sebut saja sebagai favorit saya, dan inilah urutan tiga teratas dari oppa, unnie dan dongsaeng favorit saya. OPPA FAVORIT Opp...