Langsung ke konten utama

Tantangan 15 hari Zona 1 Bunda Sayang (Hari 11)

Temuanku hari ini

Anak ingin ditemani bermain dan tidak mau saya memasak.


Weekend adalah saat saya ingin lebih santai. Jadi biasanya saya tidur lagi selepas salat subuh hingga pukul 7, lalu menyiapkan sarapan. Baru menjelang siang saya memasak makan siang sekaligus makan malam. Saya lebih bebas seharian di dapur karena ada suami yang menemani anak.


Namun hari ini saat baru selesai cuci piring dan bersiap untuk memasak makan siang, si bocah meminta saya menemaninya bermain. Padahal sudah ada suami yang menemani, tapi katanya dia ingin bermain bertiga.


Tantangan yang kuhadapi hari ini

Membujuk anak untuk mengizinkan saya memasak.


Saya menjelaskan bahwa saya masih harus memasak. Namun katanya ini sudah bukan waktu untuk memasak. Memang di hari biasa saya tidak pernah memasak di siang hari, dan jika hari biasa, itu memang waktunya kami bermain berdua. Tapi jadwal tersebut tidak berlaku di hari sabtu dan minggu tentu saja. Kecuali suami terpaksa masuk kerja.


Saya pun memutuskan menemaninya bermain sebentar, sebelum akhirnya membujuk dia lagi. Lama-kelamaan akhirnya dia mengizinkan saya untuk pergi memasak dan dia bilang ingin bermain sendiri. Papanya pun hanya memantau dia yang sedang bermain di kamar mandi.


Rencanaku untuk esok hari

Belum terpikirkan.


Poin komunikasi produktif hari ini

Membujuk anak dengan halus dan memberikan solusi pemecahan masalah.


Bintangku hari ini


⭐⭐⭐⭐


Hari ini seperti kemarin, emosi saya cukup terkontrol dan komunikasi dengan suami serta anak berjalan dengan baik.


#harike-11

#tantangan15hari

#zona1komprod

#pantaibentangpetualang 

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mirip dengan Bahasa Indonesia, 5 Kata Ini Sering Ada di Drama Korea

Kembali pada topik Korea! Topik yang akan kita bahas dalam tulisan ini adalah " Kosa Kata Korea yang Terbawa Dalam Kegiatan Sehari-Hari ". Awal saya bersinggungan dengan bahasa Korea adalah saat menonton drama bajakan yang saya terima dari teman-teman saya. Kala itu menonton drama korea tidak semudah sekarang yang tinggal download atau streaming melalui aplikasi. Dulu, pertama kali menonton drama berbahasa Korea, rasanya sungguh aneh. Mungkin karena saya sudah terbiasa dengan versi dubbing bahasa Indonesia. Namun dengan bertambahnya jam terbang, saya malah merasa nyaman dengan bahasa Korea tersebut. Jika menonton dalam bahasa lain, termasuk bahasa Indonesia, rasanya kurang nyaman. Salah satu hal positif yang kita dapat dari menonton drama berbahasa Korea adalah bisa sekaligus belajar tentang bahasanya (Selain kita juga bisa tahu suara asli aktor dan aktrisnya). Meskipun belum banyak kosakata yang saya kuasai, namun beberapa sering terbawa dalam kehidupan sehari-hari. Terutam...

Sudahkah Anda Menonton Proposal Daisakusen (2007)?

Jika berbicara tentang drama asia, sebagian besar orang akan teringat pada drama Korea yang beberapa tahun terakhir sedang berjaya. Padahal sebelum drama Korea booming , drama Jepang dan Cina/Taiwan telah dikenal lebih dahulu, khususnya di Indonesia. Setelah ketiga negara itu, drama Thailand pun mulai dikenal oleh para pecinta drama. Baca juga : Efek Samping Menonton Drama Korea Hal unik dari negara-negara ini adalah sering mengadaptasi film atau drama dari manga, manhwa dan sejenisnya, lalu ketika salah satu negara sudah membuat adaptasinya dan sukses, negara lain akan me- remake -nya. Sebut saja drama Taiwan Meteor Garden (2001), yang diadaptasi dari manga Jepang berjudul Hana Yori Dango. Setelah Meteor Garden sukses, muncullah versi-versi dari negara lain seperti Hana Yori Dango (2005) di Jepang, Boys Over Flower (2009) di Korea, dan Meteor Shower (2009) di Cina. Indonesia pun juga mendaur ulang drama ini sebanyak dua kali dengan judul Siapa Takut Jatuh Cinta. Pertama di tahun 2002 ...

Peringkat Teratas Oppa, Unnie, dan Dongsaeng Favorit

Bulan Agustus ini, jumlah tantangan Drakor dan Literasi dikurangi menjadi 5 topik saja, setelah dua bulan sebelumnya kami menulis 10 topik setiap bulannya. Tampaknya kami mulai mencapai titik jenuh. Menulis topik yang sama terus menerus ternyata juga bisa membuat kita kehabisan ide. Belum lagi isi blog jadi penuh dengan bahasan tentang drama Korea. Bagi yang blognya dikhususkan untuk tema tersebut tidak masalah, tapi bagi yang lain mungkin sedikit kurang nyaman. Topik minggu ini adalah " Oppa/Unnie/Dongsaeng Favorit ". Sebetulnya tidak ada aktor maupun aktris Korea yang benar-benar menjadi favorit saya, atau seringkali disebut dengan Bias. Namun ada beberapa diantara mereka yang sering saya tonton dramanya dan saya suka aktingnya, bahkan terkadang sampai ada perasaan "Kalau dia yang bermain drama atau film, saya harus menontonnya". Mari kita sebut saja sebagai favorit saya, dan inilah urutan tiga teratas dari oppa, unnie dan dongsaeng favorit saya. OPPA FAVORIT Opp...