Langsung ke konten utama

Tantangan 15 hari Zona 1 Bunda Sayang (Hari 13)

Tidak terasa laporan komunikasi produktif sudah masuk hari ke-13. Hari ini benar-benar berjalan dengan santai. Tidak ada marah-marah sedikitpun. Baik saya maupun anak saya sepertinya sedang dalam mood yang baik. Apalagi ada buku baru yang datang untuk anak saya. Membacakan buku untuk anak selalu membuat saya good mood. Anak saya pun berkata bahwa hari ini menyenangkan karena kami tidak bertengkar sama sekali.


Temuanku hari ini

Anak meminta baca buku sambil makan.


Hari ini buku baru untuk anak saya datang. Tentu saja dia langsung minta dibacakan. Padahal saat itu sudah masuk saatnya makan siang. Akhirnya kami berdua membaca buku setebal 164 halaman tersebut selama kurang lebih 1,5 jam, dan menunda makan siang. Setelah selesai membaca, saya mengajak anak untuk makan terlebih dahulu. Namun dia meminta untuk makan sambil membaca buku sekali lagi.


Tantangan yang kuhadapi hari ini

Membujuk anak untuk makan terlebih dahulu baru membaca buku lagi.


Saya memberikan pilihan kepada anak saya, dia makan sendiri dan saya membacakan buku, atau saya suap tapi membacanya nanti. Saya jelaskan jika disuap sambil membaca buku, bukunya bisa terkena makanan dan jadi kotor. Jadi jika ingin dibacakan buku, dia harus makan sendiri.


Memang anak saya belum 100% makan sendiri. Selain makan nasi sih selalu makan sendiri, tapi entah kenapa kalau untuk makan nasi, dia terkadang masih minta suap. Dia ragu-ragu mengambil keputusan, tapi akhirnya memilih untuk makan disuap dan membaca lagi nanti. Setelah makan nasi, kami masih lanjut makan jeruk. Baru setelahnya kami membaca buku kembali.


Rencanaku untuk esok hari

Masih belum terpikirkan apa yang akan saya bahas dengan anak esok hari. Semoga hanya hal-hal kecil seperti hari ini yang bisa kami selesaikan dengan baik.


Poin komunikasi produktif hari ini

Membujuk anak dengan halus dan memberikan pilihan yang bisa menjadi solusi masalah.


Bintangku hari ini


⭐⭐⭐⭐⭐


Hari ini berjalan lancar tanpa ledakan emosi sedikit pun. Semoga esok hari berjalan indah seperti hari ini.


#harike-13

#tantangan15hari

#zona1komprod

#pantaibentangpetualang 

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mirip dengan Bahasa Indonesia, 5 Kata Ini Sering Ada di Drama Korea

Kembali pada topik Korea! Topik yang akan kita bahas dalam tulisan ini adalah " Kosa Kata Korea yang Terbawa Dalam Kegiatan Sehari-Hari ". Awal saya bersinggungan dengan bahasa Korea adalah saat menonton drama bajakan yang saya terima dari teman-teman saya. Kala itu menonton drama korea tidak semudah sekarang yang tinggal download atau streaming melalui aplikasi. Dulu, pertama kali menonton drama berbahasa Korea, rasanya sungguh aneh. Mungkin karena saya sudah terbiasa dengan versi dubbing bahasa Indonesia. Namun dengan bertambahnya jam terbang, saya malah merasa nyaman dengan bahasa Korea tersebut. Jika menonton dalam bahasa lain, termasuk bahasa Indonesia, rasanya kurang nyaman. Salah satu hal positif yang kita dapat dari menonton drama berbahasa Korea adalah bisa sekaligus belajar tentang bahasanya (Selain kita juga bisa tahu suara asli aktor dan aktrisnya). Meskipun belum banyak kosakata yang saya kuasai, namun beberapa sering terbawa dalam kehidupan sehari-hari. Terutam...

Peringkat Teratas Oppa, Unnie, dan Dongsaeng Favorit

Bulan Agustus ini, jumlah tantangan Drakor dan Literasi dikurangi menjadi 5 topik saja, setelah dua bulan sebelumnya kami menulis 10 topik setiap bulannya. Tampaknya kami mulai mencapai titik jenuh. Menulis topik yang sama terus menerus ternyata juga bisa membuat kita kehabisan ide. Belum lagi isi blog jadi penuh dengan bahasan tentang drama Korea. Bagi yang blognya dikhususkan untuk tema tersebut tidak masalah, tapi bagi yang lain mungkin sedikit kurang nyaman. Topik minggu ini adalah " Oppa/Unnie/Dongsaeng Favorit ". Sebetulnya tidak ada aktor maupun aktris Korea yang benar-benar menjadi favorit saya, atau seringkali disebut dengan Bias. Namun ada beberapa diantara mereka yang sering saya tonton dramanya dan saya suka aktingnya, bahkan terkadang sampai ada perasaan "Kalau dia yang bermain drama atau film, saya harus menontonnya". Mari kita sebut saja sebagai favorit saya, dan inilah urutan tiga teratas dari oppa, unnie dan dongsaeng favorit saya. OPPA FAVORIT Opp...

Jenis Drama Korea yang Bikin "Ilfil"

Awal minggu ini masuk ke topik ke-6 tantangan WAG Drakor dan Literasi, yaitu "Drama korea yang enggan ditonton". Seperti yang sudah pernah saya tulis di postingan sebelumnya, saya senang menonton tayangan bergenre apapun, kecuali horor, sadis dan mengandung banyak darah. Ketiga hal itu yang paling tidak bisa saya hadapi baik dalam tontonan maupun bacaan. Drama bergenre horor adalah yang paling pertama dan utama yang saya hindari. Namun ada kalanya saya tergoda untuk menonton drama seperti itu. Beberapa membuat saya takut di awal, namun akhirnya memberanikan diri karena penasaran. Contohnya Master Sun (2013). Saya pertama menonton drama ini pada awal rilisnya, yaitu tahun 2013. Teman saya yang sudah mulai menonton merekomendasikannya kepada saya. Katanya dramanya bagus. Namun di episode pertama saya sudah disuguhi hantu-hantu yang menyeramkan, sehingga mengurungkan niat untuk menonton. Sekitar tahun 2016 akhirnya saya mencoba menonton lagi drama ini. Drama ini menampilkan Gon...