Langsung ke konten utama

Tantangan 15 hari Zona 1 Bunda Sayang (Hari 15)

Alhamdulillah…


Akhirnya sampai juga saya di hari ke-15 tantangan komunikasi produktif. Hari penutup ini bertepatan dengan hari pertama saya datang bulan. Seperti biasa, hari pertama selalu membuat perut saya terasa tidak nyaman, badan lemas serta kepala pusing. Meskipun sudah tidak separah saat sebelum hamil anak pertama, namun cukup membuat saya membatasi aktivitas.


Temuanku hari ini

Saya kurang fit sehingga kurang bisa membersamai anak.


Seperti biasa, lepas suami berangkat kerja, anak saya mengajak bermain bersama. Namun agenda hari ini bukan bermain mainan, tapi lagi-lagi agendanya adalah mencuci sendal. Sebetulnya itu hanya bahasa lain dari bermain air dan busa sabun, karena nyatanya anak saya asyik bermain busa dan air sementara saya sibuk mencuci sepatu saya sendiri. Lagipula sendal anak saya memang belum kotor, karena sendal itu belum dipakai kemana-kemana sejak dia mencucinya minggu lalu.


Tantangan yang kuhadapi hari ini

Menjelaskan kepada anak tentang kondisi saya dan menghibur diri sendiri karena kondisi itu.


Lepas bermain air, dia langsung minta mandi karena basah semua. Selepas mandi dia makan sambil bermain game. Saat menyuapi saya mulai. merasa lemas. Akhirnya selesai makan, saya mengajak anak saya main di kamar. Saya menjelaskan bahwa saya sedang sakit perut, jadi tidak terlalu bisa menemaninya bermain. 


Setiap kali dia mengajak bermain yang fisik, saya kembali mengingatkan kondisi saya sambil memeluknya. Untung saja dia mengerti dan asyik bermain sendiri hampir seharian. Kadang-kadang dia juga masih bertanya pada saya, atau sekedar mengajak main mobil di atas kasur.


Sejujurnya saya merasa sedikit bersalah karena tidak bisa all out menemani dan menjaganya. Namun saya yakinkan kepada diri sendiri bahwa ini hanya sementara. Saya tidak bersalah. Lagipula melatih anak bisa bermain sendiri itu penting. Jad, mari berdamai saja dengen keadaan.


Rencanaku untuk esok hari

Belum terpikirkan.


Poin komunikasi produktif hari ini

Menjelaskan kepada anak dengan bahasa yang mudah dia nikmati lho


Menjelaskan dengan lembut dan memberikan sentuhan fisik seperti belaian dan pelukan.


Bintangku hari ini


⭐⭐⭐⭐


Hari ini berjalan lancar, meskipun sempat hampir lepas kontrol namun saya berhasil menahannya.


#harike-15

#tantangan15hari

#zona1komprod

#pantaibentangpetualang 

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mirip dengan Bahasa Indonesia, 5 Kata Ini Sering Ada di Drama Korea

Kembali pada topik Korea! Topik yang akan kita bahas dalam tulisan ini adalah " Kosa Kata Korea yang Terbawa Dalam Kegiatan Sehari-Hari ". Awal saya bersinggungan dengan bahasa Korea adalah saat menonton drama bajakan yang saya terima dari teman-teman saya. Kala itu menonton drama korea tidak semudah sekarang yang tinggal download atau streaming melalui aplikasi. Dulu, pertama kali menonton drama berbahasa Korea, rasanya sungguh aneh. Mungkin karena saya sudah terbiasa dengan versi dubbing bahasa Indonesia. Namun dengan bertambahnya jam terbang, saya malah merasa nyaman dengan bahasa Korea tersebut. Jika menonton dalam bahasa lain, termasuk bahasa Indonesia, rasanya kurang nyaman. Salah satu hal positif yang kita dapat dari menonton drama berbahasa Korea adalah bisa sekaligus belajar tentang bahasanya (Selain kita juga bisa tahu suara asli aktor dan aktrisnya). Meskipun belum banyak kosakata yang saya kuasai, namun beberapa sering terbawa dalam kehidupan sehari-hari. Terutam...

Jenis Drama Korea yang Bikin "Ilfil"

Awal minggu ini masuk ke topik ke-6 tantangan WAG Drakor dan Literasi, yaitu "Drama korea yang enggan ditonton". Seperti yang sudah pernah saya tulis di postingan sebelumnya, saya senang menonton tayangan bergenre apapun, kecuali horor, sadis dan mengandung banyak darah. Ketiga hal itu yang paling tidak bisa saya hadapi baik dalam tontonan maupun bacaan. Drama bergenre horor adalah yang paling pertama dan utama yang saya hindari. Namun ada kalanya saya tergoda untuk menonton drama seperti itu. Beberapa membuat saya takut di awal, namun akhirnya memberanikan diri karena penasaran. Contohnya Master Sun (2013). Saya pertama menonton drama ini pada awal rilisnya, yaitu tahun 2013. Teman saya yang sudah mulai menonton merekomendasikannya kepada saya. Katanya dramanya bagus. Namun di episode pertama saya sudah disuguhi hantu-hantu yang menyeramkan, sehingga mengurungkan niat untuk menonton. Sekitar tahun 2016 akhirnya saya mencoba menonton lagi drama ini. Drama ini menampilkan Gon...

Semua Unik, Semua Asyik

Wohooo!!! Akhirnya sampai juga di topik ke-15. Sudah setengah jalan dari total 30 topik yang akan dibahas. Apakah topik ke-15 itu? Penasaran? Jawabannya adalah "Kamu tim Drama Ongoing atau Drama Completed ?". Sebetulnya jawabannya mudah saja kan. Tinggal pilih salah satu atau keduanya. Tapi karena ada batasan minimal menulis 300 kata, izinkan saya berbasa-basi dulu sebelum sampai pada kesimpulan. 😁 Dulu, sebelum era  internet merajalela, sudah bisa dipastikan saya selalu menonton drama secara ongoing di televisi. Memang menonton seperti ini membuat penasaran, namun saya juga jadi lebih disiplin dengan waktu. Drama tersebut pasti tayang di hari dan jam yang sama. Ada yang tayang setiap hari, ada yang seminggu sekali, dan lain sebagianya. Tergantung kebijakan masing-masing stasiun televisi. Dari sinilah saya belajar mengelola waktu, agar saat drama tersebut tayang, saya bisa menonton dengan bebas tanpa gangguan tugas-tugas yang lainnya, seperti PR atau pekerjaan rumah. Ibu s...