Langsung ke konten utama

Tantangan 15 hari Zona 1 Bunda Sayang (Hari 4)

Hari ini sejujurnya saya bingung harus melaporkan tentang apa. Sepertinya tidak ada komunikasi istimewa yang terjadi antara saya dan anak sepanjang hari. Namun, akhirnya saat menjelang makan malam, saya menemukan sesuatu.


Temuanku hari ini

Anak menolak buang air kecil.


Malam ini saat sudah bersiap makan malam, saya melihat anak saya gelisah. Kakinya terus bergerak kesana kemari. Biasanya dia bertingkah seperti itu ketika ingin buang air kecil. Saya yang melihat gelagatnya menawarkan untuk pipis terlebih dahulu.


"Kenapa kakinya goyang-goyang? Kebelet pipis, ya? Ayo pipis dulu." Begitu saya mengajaknya.


"Enggak kok. Gak kebelet pipis," jawab anak saya. Dia mencoba berdalih padahal sudah jelas dari gelagatnya.


Tantangan yang kuhadapi hari ini

Merayu agar mau buang air kecil.


Saya memutar otak agar dia mau pipis. Akhirnya saya memutuskan menjelaskan kenapa dia harus pipis dari pengalaman yang pernah dia rasakan.


"Ayo pipis sekalian cebok. Makanannya masih panas jadi kita tinggal cebok dulu yuk." Saya mencoba merayu sekali lagi. Memang soto yang kami beli masih panas sekali.


Mendengar itu anak saya malah beranjak dari duduknya dan berlari menjauh. Saya pun mengingatkannya tentang sakit perut yang pernah dirasakannya.


"Kalau kebelet pipis harus segera pipis. Kalau tidak nanti perutnya sakit seperti waktu itu." Sebelumnya dia pernah sakit perut karena menahan pipis. Akhirnya dia mau ke kamar mandi bersama saya  Begitu masuk kamar mandi dia langsung pipis. Ternyata insting saya masih  cukup kuat.


Rencanaku untuk esok hari

Untuk besok sekali lagi saya belum ada rencana apapun yang akan dibahas dengan anak.


Poin komunikasi produktif hari ini

Kita perlu menjelaskan kenapa sesuatu itu perlu dilakukan. Meskipun masih anak-anak, seringnya dia mengerti jika dijelaskan secara baik-baik.


Bintangku hari ini


⭐⭐⭐⭐


Saya memberi diri saya 4 bintang atas keberhasilan bernegosiasi dengan anak dan mengajaknya hingga berhasil.


#harike-4

#tantangan15hari

#zona1komprod

#pantaibentangpetualang 

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peringkat Teratas Oppa, Unnie, dan Dongsaeng Favorit

Bulan Agustus ini, jumlah tantangan Drakor dan Literasi dikurangi menjadi 5 topik saja, setelah dua bulan sebelumnya kami menulis 10 topik setiap bulannya. Tampaknya kami mulai mencapai titik jenuh. Menulis topik yang sama terus menerus ternyata juga bisa membuat kita kehabisan ide. Belum lagi isi blog jadi penuh dengan bahasan tentang drama Korea. Bagi yang blognya dikhususkan untuk tema tersebut tidak masalah, tapi bagi yang lain mungkin sedikit kurang nyaman. Topik minggu ini adalah " Oppa/Unnie/Dongsaeng Favorit ". Sebetulnya tidak ada aktor maupun aktris Korea yang benar-benar menjadi favorit saya, atau seringkali disebut dengan Bias. Namun ada beberapa diantara mereka yang sering saya tonton dramanya dan saya suka aktingnya, bahkan terkadang sampai ada perasaan "Kalau dia yang bermain drama atau film, saya harus menontonnya". Mari kita sebut saja sebagai favorit saya, dan inilah urutan tiga teratas dari oppa, unnie dan dongsaeng favorit saya. OPPA FAVORIT Opp...

Sudahkah Anda Menonton Proposal Daisakusen (2007)?

Jika berbicara tentang drama asia, sebagian besar orang akan teringat pada drama Korea yang beberapa tahun terakhir sedang berjaya. Padahal sebelum drama Korea booming , drama Jepang dan Cina/Taiwan telah dikenal lebih dahulu, khususnya di Indonesia. Setelah ketiga negara itu, drama Thailand pun mulai dikenal oleh para pecinta drama. Baca juga : Efek Samping Menonton Drama Korea Hal unik dari negara-negara ini adalah sering mengadaptasi film atau drama dari manga, manhwa dan sejenisnya, lalu ketika salah satu negara sudah membuat adaptasinya dan sukses, negara lain akan me- remake -nya. Sebut saja drama Taiwan Meteor Garden (2001), yang diadaptasi dari manga Jepang berjudul Hana Yori Dango. Setelah Meteor Garden sukses, muncullah versi-versi dari negara lain seperti Hana Yori Dango (2005) di Jepang, Boys Over Flower (2009) di Korea, dan Meteor Shower (2009) di Cina. Indonesia pun juga mendaur ulang drama ini sebanyak dua kali dengan judul Siapa Takut Jatuh Cinta. Pertama di tahun 2002 ...

Dunia Kita Tidak Jauh Berbeda Dengan Dunia Komik

Topik 18 dari tantangan wag Drakor dan Literasi awal minggu ini adalah " Scene Drakor yang Bikin Dejavu (Serasa Pengalaman Sendiri)". Awalnya bingung adegan apa yang mirip pengalaman saya sendiri, namun dari drama Extraordinary You (2019), yang baru saya tamatkan kemarin, saya menemukan banyak sekali adegan yang membuat saya dejavu . Baca juga : Review Drama Korea Extraordinary You Garis besar cerita yang diangkat dalam drama Extraordinary You ini membuat saya teringat hidup saya sendiri, juga manusia-manusia lain di dunia ini. Mengikuti setiap episodenya membuat saya berpikir hidup kita laksana dunia dalam komik. Penulis yang disebut-sebut dalam drama ini seperti gambaran tentang Sang "Penulis" hidup, yaitu Tuhan. Sedangkan manusia adalah tokoh-tokoh yang diciptakan oleh-Nya. Hal-hal yang terjadi di dunia ini berjalan seperti apa yang Dia kehendaki. Bahkan katanya, garis hidup kita sudah ditentukan bahkan sebelum kita lahir ke dunia ini. Mirip dengan apa yang di...